Kami adalah jembatan antara harapan dan kenyataan Desa, melangkah besama mengukir cerita mewujdukan mimpi Desa yang mandiri

Desa Tanpa Kelaparan

Keberadaan pertanian, perikanan, Pengelolaan Pasca Panen, Peningkatan Produktivitas.

Desa Tanpa Kemiskinan

Kemiskinan ekstrem Desa mencapai 0%, Akses perlindungan Sosial dan Bantuan,Pemenuhan Kebutuhan dasar dan layanan publik.

Desa Sehat dan Sejahtra

Menjamin kehidupan sehat dan mendorong kesejahtraan bagi masyarakat.

Pendidikan Desa berkualitas

Memastikan pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas.

Keterlibatan perempuan Desa

Mencapai kesetaraan gende dan memperdayakan semua perempuan dan anak perempuan di Desa.

Jumat, 24 Oktober 2025

KINERJA BERDAMPAK MENGANTARKAN MENTERI DESA MERAIH POSISI KE TIGA MENTERI TERBAIK KABINET MERAH PUTIH


KINERJA YANG MEMBERI DAMPAK BAIK terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia secara nyata mengantarkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal 
H. Yandri Susanto, SPt, MPd

 di posisi ke tiga  terbaik di jajaran Menteri Kabinet  Presiden Prabowo Subianto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di usia pemerintahan satu tahun. Survei dilakukan oleh Lembaga Riset Prolog (Public Research on Govermance) Survei dilaksanakan 7 hingga 14 Oktober 2025 dengan melibatkan 1600 responden di 38 provinsi.  Demikian disampaikan oleh Direktur Prolog Arifuddin Hamid seperti yang dilansir di Detik News 24 Oktober 2025

sumber https://www.tppindonesia.com/2025/10/kinerja-berdampak-mengantarkan-menteri.html

Senin, 20 Oktober 2025

Hari Bakti TPP Provinsi Bengkulu

 


Bengkulu, 21 Oktober 2025 – Momentum Hari Bakti Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Provinsi Bengkulu pada hari ini menjadi ajang penegasan komitmen TPP sebagai ujung tombak pembangunan desa. Dipusatkan di Balai Semarak Bengkulu dan Desa Srikaton Kab. Bengkulu Tengah, peringatan ini tidak hanya menguatkan solidaritas, tetapi juga memfokuskan peran vital TPP dalam menyukseskan Program kementerian Desa dan visi Gubernur, Pro Rakyat dan kesejahteraan masyarakat.

Acara diawali dengan upacara khidmat yang dipimpin oleh Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Peringatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Pusat (Kapus) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Propinda), Kepala Dinas PMD Provinsi, serta seluruh Pendamping Desa se-Bengkulu.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Bengkulu menyampaikan amanat besar kepada seluruh Pendamping Desa. Gubernur secara khusus hadir dan menekankan peran strategis TPP dalam mengawal pembangunan desa dari hulu ke hilir—mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang intensif bersama Sekda, Kapus Kemendes PDTT, dan Gubernur.


Kapus Kemendes PDTT menegaskan adanya penyesuaian kebijakan dari pusat, yaitu peniadaan rekrutmen TPP baru pada tahun 2025. Untuk menjamin keberlanjutan dan profesionalitas, TPP diminta segera mempelajari dan merujuk pada regulasi baru: Keputusan Menteri Desa (Kepmen) Nomor 294 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pendampingan Masyarakat Desa.

​Kapus juga menekankan dua poin kunci:

  1. Fokus Kerja: TPP harus menjalankan 12 Astacita Kementerian Desa sebagai panduan utama.
  2. Koordinasi Pemanfaatan: Instansi di luar Dinas PMD yang ingin memanfaatkan TPP diwajibkan untuk berkoordinasi dengan Dinas PMD dan mengeluarkan surat tugas resmi. Langkah ini diambil untuk memastikan fokus kerja TPP tetap terjaga dan profesionalitas tidak terganggu

Masih dalam acara sarasehan Sekda menyampaikan Fokus utama Gubernur adalah suksesnya program unggulan daerah: "Sa-De-Sa-He" (Satu Desa Satu Hektar). Program penanaman jagung 1 hektar di setiap desa ini  dikawal TPP untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan lokal.

Dalam acara sarasehan Guburnur Provinsi Bengkulu menyempatkan berdialog langsung dengan TPP meminta TPP menjadi duta informasi yang benar di masyarakat. Mereka diamanatkan untuk menyebarkan kabar tentang keberhasilan program-program pro-rakyat yang telah berjalan, meliputi: infrastruktur jalan mulus dan jembatan, mobil ambulans desa gratis, serta layanan BPJS dan kesehatan gratis. Melalui sinergi antara kebijakan pusat dan prioritas daerah, Peringatan Hari Bakti TPP 2025 ini menjadi titik tolak bagi TPP Bengkulu untuk bekerja lebih keras, cerdas, dan profesional dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Setelah selesai acara sarahen seluruh TPP melanjutkan kegiatan hari Bakti di Desa serikaton Bengkulu tengah. Kegiatan bazar murah, penyerahan santunan sosial, donor darah dan Lomba antar kabupaten senam tabola bale.


Plt. Sekda Herwan Antoni: TPP Jadi Jembatan Inovasi dan Kemandirian Desa



 Bengkulu — Dalam momentum Hari Bakti Pendamping Desa Tahun 2025, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan pentingnya peran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) sebagai jembatan inovasi dan kemandirian desa.


Acara yang digelar di Bengkulu, Selasa (21/10), dihadiri oleh ratusan pendamping desa dari berbagai kabupaten/kota, pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, serta perwakilan pemerintah kabupaten. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi, apresiasi, dan penguatan komitmen pendamping desa dalam membangun desa dari berbagai sektor.


Dalam sambutannya, Herwan Antoni menyampaikan bahwa TPP memiliki peran strategis dalam mendorong desa menjadi lebih inovatif, mandiri, dan sejahtera. Menurutnya, keberadaan pendamping desa bukan hanya membantu administrasi dan pelaporan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan sosial dan ekonomi di tingkat desa.


“TPP adalah jembatan yang menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat desa. Mereka menjadi katalisator inovasi dan kemandirian yang lahir dari potensi lokal,” ujar Herwan Antoni dalam arahannya.


Lebih lanjut, Herwan menekankan bahwa semangat pendamping desa harus terus dijaga agar pembangunan desa tetap selaras dengan prinsip partisipatif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Pemerintah Provinsi Bengkulu, kata dia, akan terus mendukung peningkatan kapasitas pendamping desa melalui pelatihan, koordinasi, dan penguatan kelembagaan.


“Pendamping desa bukan hanya mitra kerja, tapi juga ujung tombak pemberdayaan masyarakat. Dedikasi dan kerja keras TPP selama ini patut diapresiasi, karena berkat mereka, banyak desa kini tumbuh menjadi lebih maju dan mandiri,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada seluruh TPP yang telah menunjukkan komitmen dalam mengawal program Dana Desa dan pemberdayaan masyarakat di lapangan.


Acara Hari Bakti Pendamping Desa diisi dengan berbagai kegiatan seperti dialog interaktif, refleksi perjalanan TPP, pemberian penghargaan kepada pendamping berprestasi, serta pameran inovasi desa dari berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu.


Dengan semangat Hari Bakti Pendamping Desa, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap peran TPP semakin kuat sebagai penggerak inovasi, kolaborasi, dan kemandirian desa, menuju Bengkulu yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.



Minggu, 19 Oktober 2025

Survei Akhir Pembangunan Gedung MBG di Desa Bukit Peninjauan II, Adhi Karya Turun ke Lokasi

Bukit Peninjauan II – Pemerintah Desa (Pemdes) Bukit Peninjauan II menerima kunjungan penting dari Tim Kontraktor PT Adhi Karya pada Minggu, 19 Oktober 2025. 
Kunjungan ini merupakan bagian dari persiapan tahap akhir sebelum dimulainya proyek pembangunan Gedung Makanan Bergizi Gratis (MBG) di desa tersebut. Tim kontraktor dari Adhi Karya tiba di lokasi untuk melaksanakan survei terakhir. 

Tujuan utama survei ini adalah memfinalisasi data lapangan dan memastikan semua aspek teknis siap sebelum peletakan batu pertama atau dimulainya konstruksi. Kepala Desa Bukit Peninjauan II Bapak Tamyiz, yang hadir mendampingi tim, menyatakan bahwa kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek pembangunan Gedung MBG akan segera direalisasikan. "Kami sangat bersyukur karena proyek ini sudah memasuki tahap akhir persiapan. Dengan survei terakhir ini, kami berharap pembangunan dapat segera dimulai agar program Makanan Bergizi Gratis bisa segera menjangkau anak-anak dan masyarakat kami," ujarnya. 


Program pembangunan Gedung MBG di Desa Bukit Peninjauan II merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Adanya gedung khusus ini diharapkan dapat menjadi pusat logistik dan pengolahan makanan bergizi yang terstruktur dan higienis. 

Setelah survei ini, Pemdes bersama pihak kontraktor dan instansi terkait akan segera menjadwalkan peresmian dimulainya pembangunan. Proyek ini diprediksi akan menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyarakat desa.

Sabtu, 18 Oktober 2025

MENTERI DESA YANDRI SUSANTO MERAIH PERINGKAT 3 SURVEI KEPUASAN PUBLIK


 DI SEMUA MEDIA MAINSTREAM dipenuhi pemberitaan tentang survei kinerja para Menteri Pembantu Presiden Prabowo menginjak 1 (satu) tahun Pemerintahan Kabinet Merah Putih. Menteri Desa Bapak Yandri Susanto menduduki peringkat ke 3 dari jajaran Kementerian Prabowo Gibran. Peringkat ini berdasar survei kinerja para Menteri yang dilakukan oleh lembaga  Survei Strategic and Political Insight Network (SPIN) periode Oktober 2025 yang dilaksanakan 1-9 Oktober 2025 secara nasional  serentak di 38 provinsi.

Menurut Direktur Eksekutif SPIN Mawardin Sidik  faktor peraih yang tinggi  dari masyarakat  dipengaruhi oleh kinerja Menteri Desa yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia khususnya desa-desa yang selama ini telah mendapatkan program pembangunan desa dan  pemberdayaan ekonomi desa. Hal ini seperti yang disampaikan ke  Media DetikNews.com dan media mainstream lainnya.

Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat  Desa yang selama ini terjadi terdapat  peran dari Pendamping Desa sebagai garda terdepan Kementerian Desa PDT yang dipimpin Bapak Yandri Susanto. Pendamping Desa sebagai pelaksanaan amanah Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014  pengawal Dana Desa memiliki peran strategis sebagai pengungkit kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia. 

Sumber https://www.tppindonesia.com/
 


Jumat, 17 Oktober 2025

Penyaluran BLT Dana Desa Tahap X Desa Lubuk Sahung Berjalan Lancar

 

Lubuk Sahung, 17 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Lubuk Sahung telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 10 Tahun 2025 kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada tahap ini, sebanyak 19 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan secara langsung di Balai Desa Lubuk Sahung.

Kegiatan penyaluran berlangsung lancar dan tertib dengan disaksikan oleh perangkat desa, pendamping lokal desa, serta perwakilan BPD. Setiap KPM menerima bantuan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah sebagai bentuk upaya mendukung kebutuhan dasar masyarakat dan membantu mengurangi beban ekonomi.

Kepala Desa Lubuk Sahung dalam sambutannya menyampaikan harapan agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar digunakan untuk hal yang bermanfaat, terutama untuk kebutuhan pokok keluarga,” ujarnya.

Dengan tersalurnya BLT-DD Tahap 10 ini, Pemerintah Desa Lubuk Sahung terus berkomitmen untuk menjalankan program bantuan sosial secara transparan, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat desa.

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Bukit Peninjauan 1 Mulai Dibangun

 Sukaraja, – Dimulainya tahap operasional  Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Kopdes Merah Putih, yang salah satunya dilaksanakan di Desa Bukit Peninjauan 1, Kecamatan Sukaraja jumat, 17 Oktober 2025.

​Kegiatan ini merupakan bagian dari peletakan batu pertama pembangunan 800 gerai Kopdes Merah Putih secara serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin secara terpusat oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) di Desa Wanajaya, Kabupaten Bekasi. Acara tersebut dihadiri secara langsung oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Desa Yandri Susanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, hingga Dirut Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, dan disaksikan secara daring oleh Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Sukaraja, Camat Sukaraja beserta staf, Kepala Desa, pengurus Koperasi Merah Putih Desa Bukit Peninjauan 1, Babinsa, Babinkabtimas, perangkat Desa dan BPD.

​Tujuan dari pembangunan fisik ini adalah untuk memasuki tahap operasional program Kopdes Merah Putih, yang mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan kooperasi desa/kelurahan Merah Putih. Sejak Juli lalu, Presiden Prabowo telah meluncurkan 80 ribu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang legalitasnya sudah dibentuk. Menkop Ferry Juliantono menyebutkan bahwa pembangunan ini dilakukan setelah merampungkan relaksasi berbagai peraturan dan regulasi yang diperlukan.

​Proses peletakan batu pertama  di pusat ditandai dengan penyiraman adukan semen oleh para pejabat. Kemudian, mereka mengecek kesiapan 800 desa lain, termasuk Desa Bukit Peninjauan 1 kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, secara daring. Di Desa Bukit Peninjauan 1, gedung Koperasi Merah Putih akan dibangun dengan ukuran 20x30 Meter, ditanah fasilitas  umum Desa Bukit Peninjauan 1.



Kamis, 16 Oktober 2025

Desa Sidosari Siap Menanam Jagung : Ketahanan Pangan untuk Indonesia dan Desa

 

Judul: “Desa Sidosari Bergerak: Penanaman Jagung 16 Oktober 2025 sebagai Bentuk Ketahanan Pangan Lokal”

Pada 16 Oktober 2025, masyarakat Desa Sidosari melakukan sebuah langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan desa mereka: serangkaian kegiatan penanaman jagung di beberapa petak lahan produktif. Kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam tanaman pangan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan solidaritas komunitas, dukungan pemerintah desa, dan tekad agar desa bisa lebih mandiri dari sisi pangan.



Pelatihan UMKM Sidoluhur, Tingkatkan Daya Saing Usaha lokal dengan Brend dan Digitalisasi

 

Sidoluhur, 17 Oktober 2025 – Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada hari Jumat, 17 Oktober 2025.

​Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Sidoluhur dengan tujuan membekali para pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya secara optimal. Peserta yang hadir meliputi para pelaku UMKM Desa Sidoluhur, perwakilan masyarakat desa, dan anggota BUMDes. Penting diketahui, sumber pendanaan pelatihan ini bersumber dari Dana Desa yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2025.

​Turut hadir dalam acara ini sejumlah unsur penting, di antaranya Bapak Camat Sukaraja, Nurlin S.ST, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa (termasuk Kepala Desa Bapak Sutrisno, serta Pendamping Desa.

​Dalam sambutannya, Bapak Camat Sukaraja menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum untuk mendapatkan pengetahuan yang akan sangat bermanfaat dalam mengembangkan dan memajukan usaha mereka.

​Adapun narasumber yang mengisi materi berasal dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM Kabupaten Seluma, yaitu Ibu Riska dan Ibu Rea. Mereka memaparkan materi penting mengenai kiat-kiat sukses berwirausaha dan Brend dan strategi pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan UMKM di era modern.




BUMDes Kuti Agung Panen Semangka, Raup Keuntungan Belasan Juta Rupiah


​SELUMA - Program ketahanan pangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kuti Agung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Program Ketahanan Pangan tahun 2025 untuk budidaya semangka berhasil mencetak keuntungan signifikan.

​Pengurus BUMDes Kuti Agung menyampaikan bahwa panen semangka dari lahan seluas 0,4 hektare telah selesai. Dari luasan tersebut, BUMDes berhasil memanen kurang lebih 4 ton buah semangka dengan kualitas terbaik.

​Proyek ketahanan pangan ini berjalan dalam kurun waktu tiga bulan dengan total modal yang dikucurkan sebesar Rp 10 juta. Modal tersebut mencakup seluruh biaya pengolahan lahan, pembelian bibit, pupuk, dan biaya perawatan hingga panen.

​"Alhamdulillah, hasil panen perdana ini sangat memuaskan," ujar salah satu pengurus BUMDes. "Saat penjualan, kami berhasil mendapatkan harga jual rata-rata Rp 5.500 per kilogram. Dari total 4 ton yang terjual, omzet kami mencapai Rp 22.000.000."

​Setelah dikurangi modal awal, BUMDes Kuti Agung berhasil meraup keuntungan bersih sebesar Rp 12.000.000 dalam waktu tiga bulan. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Program ketahanan pangan  untuk sektor produktif dan ketahanan pangan.

​Melihat potensi pasar dan hasil yang maksimal, BUMDes Kuti Agung tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka telah menyusun rencana tindak lanjut untuk siklus penanaman berikutnya.

​"Ke depan, kami berkomitmen untuk menanam kembali. Kami berencana memperluas lahan garapan dan menambah modal usaha agar hasil panen bisa lebih banyak lagi," tambah pengurus BUMDes.

​Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi BUMDes lain di Kabupaten Seluma untuk mengelola kegiatan ketahanan pangan secara produktif, memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) demi kesejahteraan masyarakat





.

Harapan Emas di Tanah Air Kemunig: Kebun Jagung BUMDes Capai Usia 1,5 Bulan

 Air Kemunig, 16 Oktober 2025 – Optimisme membayangi lahan seluas 1 Hektar di Desa Air Kemunig. Kebun jagung yang dikelola secara swadaya oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Air Kemunig ini menunjukkan perkembangan yang sangat memuaskan saat memasuki usia tanam 1,5 bulan.

Penanaman jagung ini telah dilakukan sejak tanggal 24 Agustus 2025, dan kini, seluruh tanaman terlihat hijau subur, tegak, serta minim serangan hama penyakit. Kondisi ini menjadi indikasi keberhasilan awal dalam penerapan teknik budidaya yang baik.

Pengurus BUMDes Air Kemunig mengungkapkan bahwa kunci dari pertumbuhan yang "cukup bagus" ini terletak pada:

  1. Pengelolaan Tanah yang Optimal: Persiapan lahan yang matang dan pemberian pupuk dasar yang tepat waktu.

  2. Pemilihan Bibit Unggul: Menggunakan varietas jagung hibrida yang dikenal memiliki potensi hasil tinggi dan ketahanan terhadap iklim lokal.

  3. Sistem Monitoring Rutin: Pengawasan intensif dari tim BUMDes dan petani lokal memastikan kebutuhan air dan nutrisi tanaman selalu terpenuhi.

Sejauh ini, pertumbuhan sangat baik. Batang-batang jagung sudah kokoh, daunnya lebar. Kami berharap kondisi ini terus berlanjut hingga masa generatif (pembentukan buah) tiba," ujar Wiranto KetuaBUMDes,  dari BUMDes Air Kemunig.

Momentum Penguatan Ekonomi Desa

Lahan jagung seluas 1 Ha ini bukan sekadar kegiatan pertanian biasa, melainkan proyek strategis yang bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui BUMDes. Keberhasilan panen jagung nantinya diharapkan dapat memberikan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang signifikan, serta membuka lapangan kerja musiman bagi warga desa.

Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) internal akan terus ditingkatkan, khususnya pada fase kritis pembungaan dan pengisian biji. Semua pihak, mulai dari pengurus BUMDes, Pemerintah Desa, hingga masyarakat setempat, kini menanti dengan antusias momen panen raya.

"Kami mendoakan agar cuaca bersahabat dan segala kendala di lapangan dapat teratasi. Semoga saat panen tiba, hasil yang kami dapatkan bisa sesuai bahkan melebihi harapan, sehingga cita-cita BUMDes untuk menyejahterakan masyarakat Air Kemunig dapat terwujud," tutup M.Sanusi Kepala Desa Air Kemung






Monetoring dan Evaluasi Kecamatan

Dalam rangka Pembinaan Pendataan, Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, dan Pertanggungjawaban APBDES Tahun 2025 Kecamatan Sukaraja Kabupaten seluma melaksanakan monetoring dan evaluasi dijadwalkan mulai tanggal 24 September 2025- 30 Oktober 2025 di 19 Desa Kecamatan Sukaraja. Kegiatan ini juga di ikuti oleh TPP sukaraja yang menjadi Pendamping di wilayah masing-masing, sebagai bahan TPP untuk perbaikan dalam pendampingan.
 
Tujuan monetoring dan evaluasi ini adalah:
 
1. Mengkaji Kesesuaian Kegiatan dengan Perencanaan: Memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan (terutama kegiatan fisik/infrastruktur dan penggunaan anggaran seperti Dana Desa/APBDes) sesuai dengan rencana yang telah disetujui (misalnya RKP Desa, APBDes).
 
2. Mengidentifikasi Masalah dan Kendala 

3. Menilai Pola Kerja dan Manajemen: Meninjau efektivitas dan efisiensi pola kerja, prosedur, dan manajemen yang digunakan oleh pemerintah desa 

4. Menjaga Transparansi dan Akuntabilitas: Memastikan penggunaan dana dan sumber daya lainnya dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

5. Memberikan Pembinaan dan Pendampingan: Memberikan arahan, bimbingan, dan dukungan kepada pemerintah desa untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja mereka. 

6. Mendukung Pembangunan dan Peningkatan Kinerja: Memastikan pembangunan desa berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, serta memberikan rekomendasi untuk penyempurnaan perencanaan di periode berikutnya. 

Adapun dasar hukum Kecamatan dalam pembinaan 
1. Undang-Undang Nomor 03 Tahun 2025 tentang Desa atas Perubahan Undang-Undang Nomor 06 Tahun 2014 tentang Desa. Undang-Undang ini mengatur secara menyeluruh mengenai Desa, termasuk perlunya pembinaan dan pengawasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Camat, sebagai perpanjangan tangan Bupati/Wali Kota di wilayah kecamatan, menerima pendelegasian wewenang ini

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. ndang-undang ini menegaskan kedudukan Kecamatan sebagai Perangkat Daerah Kabupaten/Kota. Pasal 22 secara khusus memberikan amanat kepada Kecamatan untuk membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan Desa. 

3. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan. Peraturan Pemerintah ini merupakan perubahan atas PP Nomor 19 Tahun 2008. Secara eksplisit, PP ini menetapkan tugas Camat dalam Pasal 10 huruf (g) untuk: "membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur Desa."






Rabu, 15 Oktober 2025

Desa digital Cahaya Negeri

 

Desa Digital Cahaya Negeri merupakan program yang di rancang oleh pemerintah demi meminimalkan adanya kesenjangan sosial dengan memanfaatkan teknologi informasi platform desa digital (website, Fb, youtube, instagram) yang berfokus pada berbagai informasi pelayanan, perekonomian, dan informasi Desa.

Saat ini Desa Cahaya negeri sudah memberikan pelayanan adminitrasi secara digital online yaitu pembuatan surat menyurat, pembuatan dan perubahan adminduk yang sudah terigrasi langsung ke dukcapil. Desa Cahaya Negeri menyediakan Lapak online mengacu pada smart economy yng bertujuan  pengenalan dan penjulan produk secara online, target utama yakni promosi produk unggulan UMKM tingkat Desa seperti produk PKK dan usaha rumahan, selain tujuan utama nya untuk mempermudah masyarakat dalam berbelanja daring, juga dapat mempromosikan secara online bukan hanya kepada masyarakat desa Cahaya Negeri, juga untuk masyarakat luas di luar Desa.

Desa Cahaya Negeri, sedang mengembangkan fitur smart mobility  yang merupakan WA BOTH bernama “KALAMANSI” ( Kontak layanan Administrasi Masyarakat Desa Cahaya Negeri). WA BOTH bertujuan untuk peningkatan pelayanan, Desa Cahaya Negeri merupakan populasi penduduk terpadat di Kab Seluma, mengharuskan  memudahkan masyarakat, mengingat jumlah perangkat Desa yang terbatas, Masyarakat cukup membuka fitur KALAMANSI dari aplikasi WA berisi Info, Pengaduan,Layanan Surat, Jadwal Pelayanan, dan Tanya jawab kepada Perangkat Desa. 

Dalam mengembangkan smart mobility, Pemerintah Desa Melakukan Kerjasama kepada beberapa pihakseperti :

1. Balai LPTIK Universitas Bengkulu, terkhusus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

2. Dinas Kominfo Kabupaten Seluma, terkhusus bidang Persandian untukmembuat Tanda Tangan Eloktronik Kepala Desa dan Sekdes, dan Bidang Pengembangan Jaringan untuk pengembangan aplikasi KALAMANSI





Panen Jagung kegiatan Ketahanan pangan Desa Padang Pelawi

 Pada hari Rabu, tanggal 15 Oktober 2025, BumDes Pawi Makmur Desa Padang pelawi melaksanakan acara serimonial panen perdana kegiatan ketahahan pangan kebun jagung,  unsur yang hadir kegiatan ini adalah dari pihak kecamatan, PPL, Babinkabtimas, Babinsa, Pemdes, BPD serta Pendamping Desa. Perkiraan pemanen ini diperkirakan selama 4 hari, dengan luasan kurang lebih 0,8 Ha, "pungkas ketua BumDes Pawi Makmur" ia juga menambahkan berharap hasil yang diharapkan bisa tercapai.






Peran BUMDES dalam Pendapatan Asli Desa dan Lapangan Pekerjaan

Bumdes Sukses Bersama Desa Bukit Peninjauan 1 kec. Sukaraja berdiri pada tanggal 9 Maret 2018 dengan memiliki visi “Mewujudkan Masyarakat Yang Tangguh Dan Mandiri Di Bidang Ekonomi Menuju Kehidupan Yang Makmjur Dan Sejahtera” dan memiliki misi sebagai berikut: 1. Menciptakan lapangan pekerjaan 2. Memberikan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat 3. Meningkatkan kapasitas masyarakat dalam merencanakan dan mengelola pembanguan perekonomian desa 4. Meningkatkan pendapatan asli desa Bumdes sukses bersama pada awal berdiri memiliki modal awal sebesar Rp 86.422.000, kemudian pada tahun 2019 bumdes mendapatkan tambahan modal sebesar Rp 75.780.000, tahun 2021 Rp 117.684.500, 2023 Rp 50.000.000 dan tahun 2024 sebesar Rp 50.000.000 sehingga total modal bumdes hingga pada saat ini sebesar Rp 379.886.500. Bumdes sukses bersama memiliki 2 unit usaha yaitu unit simpan pinjam dan unit pelayanan jasa keuangan (brilink). Adapun salah satu unit usaha bumdes (Brilink) telah memiliki 2 titik lokasi/cabang usaha yang sudah berjalan dengan baik. Sedangkan unit usaha simpan pinjaman bumdes sudah memiliki 150 nasabah. Dengan rasa penuh syukur, semua unit usaha milik bumdes sukses bersama telah sangat berperan dan berdampak baik untuk masyarakat dalam penyaluran pelayanan. Pada awal pendiriannya, bumdes hanya memiliki 4 karyawan dan pada saat ini bumdes telah memiliki 5 karyawan yang berasal dari warga BP 1. Adapun honor karyawan unit usaha pada awal pendiriannya sebesar Rp 150.000/bulan, dan pada tahun 2024 bumdes dapat memberikan honor sebesar Rp 900.000/bulan. Omset tahunan bumdes pada tahun 2023 sebesar Rp 75.537.567 dan memberikan PAD kepada desa BP 1 sebesar Rp 12.607.313. Pada tahun 2024 omset bumdes sampai dengan bulan oktober sebesar Rp 85.065.000 dengan estimasi omset sampai dengan akhir tahun 2024 dapat mencapai ± Rp 100.000.000 dengan perkiraan PAD tahun 2024 sebesar Rp 17.500.000. Adapun rencana kerja bumdes pada tahun 2025 yaitu akan membuka cabang ke-3 unit usaha brilink, memperluas penerimaan nasabah simpan pinjaman untuk wilayah desa tetangga serta akan adanya penambahan 1 unit usaha yang dibuka berdasarkan banyaknya permintaan masyarakat desa BP 1 yaitu unit tabungan masyarakat.

Perpustakaan Inklusi Bukit Peninjuan II

Perpustakaan Inklusi,  perpustakaan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat dan kualitas hidup mereka dan  juga bertujuan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat  Perpustakaan Lestari Desa Bukit Peninjuan II pernah memenangkan  Juara I tingkat Kab. Seluma (2019), Juara I tingkat Provinsi Bengkulu (2019) juara 3 Lomba Perpustakaan  tingkat Nasional klaster 3 (2019). Kegiatan yang di lakukan oleh perpusatakaan lestari yaitu, Bimbingan belajar secara gratis terhadap  pelajar maupun masyarakat, Pemberdayaan terhadap kepala keluarga perempuan dan lansia.  Perpustakaan lestari sudah melakukan bekerjasama dengan perpustakaan Daerah, Provinsi, Universitas Negeri dan Swasta dalam hal meningkatkan mutu perpustakaan lestari. Perpustakaan Lestari Bukit Peninjuan II ini sudah menggunakan sitem literasi digital untuk mempermudah pengujung mencari ke






tersedian literasi dan lokasi literasi.

Rapat Koordinasi tingkat Kabupaten, TPP Kabupaten Seluma

 Pada hari Selasa, 15 Oktober 2025 bertempat di Sekretariat TAPM Kabupaten Seluma dilaksanakan rapat koordinasi TPP SeKabupaten Seluma, unsur PLD, PD, dan TA. Agenda rapat koordinasi ini adalah

1. Penyampaian Progres pendampingan di masing-masing wilayah yang di sampaikan TA

2. Penyampaian hasil rakor Provinsi

3. Pembahasan persiapan ULTAH TPP Provinis Bengkulu.