SELUMA - Program ketahanan pangan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kuti Agung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Program Ketahanan Pangan tahun 2025 untuk budidaya semangka berhasil mencetak keuntungan signifikan.
Pengurus BUMDes Kuti Agung menyampaikan bahwa panen semangka dari lahan seluas 0,4 hektare telah selesai. Dari luasan tersebut, BUMDes berhasil memanen kurang lebih 4 ton buah semangka dengan kualitas terbaik.
Proyek ketahanan pangan ini berjalan dalam kurun waktu tiga bulan dengan total modal yang dikucurkan sebesar Rp 10 juta. Modal tersebut mencakup seluruh biaya pengolahan lahan, pembelian bibit, pupuk, dan biaya perawatan hingga panen.
"Alhamdulillah, hasil panen perdana ini sangat memuaskan," ujar salah satu pengurus BUMDes. "Saat penjualan, kami berhasil mendapatkan harga jual rata-rata Rp 5.500 per kilogram. Dari total 4 ton yang terjual, omzet kami mencapai Rp 22.000.000."
Setelah dikurangi modal awal, BUMDes Kuti Agung berhasil meraup keuntungan bersih sebesar Rp 12.000.000 dalam waktu tiga bulan. Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Program ketahanan pangan untuk sektor produktif dan ketahanan pangan.
Melihat potensi pasar dan hasil yang maksimal, BUMDes Kuti Agung tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka telah menyusun rencana tindak lanjut untuk siklus penanaman berikutnya.
"Ke depan, kami berkomitmen untuk menanam kembali. Kami berencana memperluas lahan garapan dan menambah modal usaha agar hasil panen bisa lebih banyak lagi," tambah pengurus BUMDes.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi BUMDes lain di Kabupaten Seluma untuk mengelola kegiatan ketahanan pangan secara produktif, memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) demi kesejahteraan masyarakat
.








0 komentar:
Posting Komentar