Kami adalah jembatan antara harapan dan kenyataan Desa, melangkah besama mengukir cerita mewujdukan mimpi Desa yang mandiri

Desa Tanpa Kelaparan

Keberadaan pertanian, perikanan, Pengelolaan Pasca Panen, Peningkatan Produktivitas.

Desa Tanpa Kemiskinan

Kemiskinan ekstrem Desa mencapai 0%, Akses perlindungan Sosial dan Bantuan,Pemenuhan Kebutuhan dasar dan layanan publik.

Desa Sehat dan Sejahtra

Menjamin kehidupan sehat dan mendorong kesejahtraan bagi masyarakat.

Pendidikan Desa berkualitas

Memastikan pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas.

Keterlibatan perempuan Desa

Mencapai kesetaraan gende dan memperdayakan semua perempuan dan anak perempuan di Desa.

Minggu, 16 November 2025

Kosolidasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam rangka Gotong Royong Membangun Desa

Festival Bangun Desa, Bangun Indonesia yang dipusatkan di Desa Bukit Peninjauan I, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Ahad (16/11), berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Konsolidasi Pemberdayaan Masyarakat serta Deklarasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba), dan dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto, Gubernur,  Sekretaris Utama BNN RI Tantan Sulistyana, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan

Mendes PDT Yandri Susanto, mengajak seluruh masyarakat menjadikan pembangunan desa sebagai gerakan kolektif nasional.

“Kita bukan superman, tetapi super team. Masa depan Indonesia ditentukan oleh kemampuan kita membangun desa bersama-sama,” tegas Yandri.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan desa bukan sekadar program, melainkan arah besar bangsa.

“Tagline Bangun Desa, Bangun Indonesia adalah arah besar pembangunan nasional. Pemerataan ekonomi dari desa merupakan langkah penting untuk mengentaskan kemiskinan. Mari bangun desa kita masing-masing dari berbagai sektor, karena semua hal ada di desa,” ujarnya.

Festival ini semakin menegaskan komitmen bahwa Bengkulu siap melaju lebih cepat dengan desa sebagai pusat kekuatan pembangunan, melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai lembaga terkait.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Bengkulu yang lebih maju. Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi daerah tidak akan tercapai tanpa penguatan pembangunan dari tingkat paling dasar, yaitu desa.

“Pertumbuhan ekonomi 8 persen tidak mungkin tercapai kalau tidak dimulai dari desa. Semua harus bergerak bersama, bergotong royong dari tingkat provinsi hingga masyarakat desa,” ujar Helmi.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mengoptimalkan APBD agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Bengkulu akan menjadi provinsi yang maju karena kita memperkuat pembangunan desa dan mengoptimalkan penggunaan APBD agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Oleh sebab itu, kita menargetkan dalam tiga tahun ini seluruh jalan kewenangan provinsi mulus, agar perekonomian masyarakat berjalan lancar,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri  Anggota DPD RI Destita Khairilisani dan Leni Haryati John Latief, Bupati Seluma Teddy Rahman, Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari, Wakil Bupati Mukomuko Rahmadi, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, PMD Provinsi, PMD Se Kabupaten Bengkulu, OPD SE Kabupaten Seluma, Camat Se Kabupaten Seluma, TPP Se Provinsi Bengkulu, Kepala Desa sebKabupaten Seluma, Ketua PKK SE Kabupaten Seluma, Ketua BPD Se Kabupaten Seluma,  dan masyarakat.